Desa broadband terpadu merupakan desa-desa di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta perbatasan yang dilengkapi dengan fasilitas jaringan atau akses internet, perangkat akhir pengguna, aplikasi yang sesuai dengan karakteristik penduduk setempat, serta pemberdayaan masyarakat. Program ini diperuntukkan kepada desa-desa nelayan, pertanian, hingga desa yang berada di pedalaman. Maka, dengan adanya fasilitas jaringan internet dapat mendukung dan membantu kegiatan masyarakat dalam kesehariannya.

Program Desa Broadband Terpadu ini merupakan program penyediaan akses dan perangkat secara komunal yang tahun 2015 dibangun sebanyak 50 desa dan akan terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang. Ke depannya, akan dipertimbangkan pendekatan berbeda yaitu penyediaan akses dan perangkat secara personal, beserta aplikasi mobile.

Untuk mempercepat pemerataan program Desa Broadband ini, Kominfo membuka peluang terhadap para pengembang aplikasi untuk ikut berpartisipasi. Kominfo akan menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan bagi para pengembang, sehingga aplikasi yang ditempatkan akan berjalan sebagaimana mestinya.

Aplikasi yang dapat dimasukkan dalam portal (baik web-based ataupun mobile based) tersebut diutamakan aplikasi pada bidang nelayan, pertanian dan perhutanan. Namun terbuka juga untuk aplikasi jenis aplikasi lainnya seperti kesehatan, office, hiburan, pendidikan dan juga game yang bersifat mendidik, mencerahkan, dan memberdayakan masyarakat khususnya masyarakat di pedesaan.

 

 

 

Sumber : KOMINFO

Bagi pengembang yang mempunyai aplikasi sejenis dapat mengirimkan proposal melalui alamat e-mail desabroadband@zohib.com, less001@kominfo.go.id, atau thar001@kominfo.go.id